Gaya Hidup

Beberapa Gaya Hidup yang Bisa Merusak Hidup Anda

Dalam menjalani kehidupan, tentunya kamu harus menerapkan pola hidup yang seimbang agar kamu terus bahagia dan terbebas dari stress yang bisa memicu penyakit atau gangguan kesehatan lainnya. Salah satu cara yang harus kamu lakukan adalah menerapkan gaya hidup sehat. Kamu pasti sering mendengar kebiasan-kebiasan apa saja yang membantu tubuh tetap sehat dan terhindar dari penyakit.

Tapi, tidak ada salahnya kalau kamu juga tahu gaya hidup yang bagaimana yang bisa merusak kehidupan kamu. Mungkin kamu tidak akan merasakannya di awal-awal, tapi kalau sudah menjadi kebiasaan, tentu bisa semakin berbahaya bagi hidup kamu. Contoh-contoh kebiasaan yang tidak sehat untuk kehidupan kamu, yaitu:

1. Begadang
Hampir semua orang pasti pernah begadang entah untuk tujuan apa pun itu. Tapi kalau sudah menjadi kebiasaan, tentu akan merusak hidup kamu perlahan-lahan. Tidur larut malam terus menerus akan membuat tubuh mengalami penurunan fisik dan mental, sehingga gampang mengundang berbagai penyakit mematikan, seperti jantung, gagal ginjal, stroke, dan sebagainya.

Lebih baik kamu atur jadwal tidur malam kamu dengan baik. Langsung beristirahat saja setelah kamu pulang kerja dan jangan menggunakan gadget karena akan mengganggu kualitas tidur. Kalau masih sempat saat siang harinya, luangkan waktu untuk tidur siang selama 30 menit sampai 1 jam agar tubuh kembali segar.

2. Makan berlebihan
Makan sampai kenyang masih menjadi kebiasaan yang normal. Tapi yang tidak normalnya adalah kamu terlalu banyak menambahkan porsi makannya dalam 1 kali makan. Kalau kamu membiarkannya dan menjadi kebiasaan, tentu akan mengundang banyak masalah kesehatan, terutama di bagian organ pencernaannya.

Penyakit-penyakit yang didapat kalau makan terlalu banyak dan tidak kira-kira yaitu obesitas, diabetes tipe 2, jantung, tekanan darah tinggi, kanker, penyakit ginjal, dan sebagainya. Terapkan cara makan sehat orang Jepang dengan makan kenyang hingga 80% saja. Cara makan itu juga perlu didukung dengan menggunakan piring kecil untuk makan.

3. Mengkritik diri sendiri
Kebiasaan ini menjadi hal buruk yang biasanya tidak jarang dialami oleh kaum remaja atau mereka yang masih mencari jati dirinya. Mereka cenderung berpikir menyalahkan diri sendiri, fokus hanya pada kekurangan, dan lain-lainnya. Kamu yang terlalu mengkritik diri sendiri hanya akan membuat kesehatan semakin terganggu, apalagi mentalnya.

Kamu akan gampang depresi dan stress karena terlalu memikirkannya. Kamu hanya berpikir negatif-negatif saja, sehingga takut untuk berkembang maju. Lebih kamu kamu lakukan pelan-pelan untuk belajar menerima diri kamu sendiri.

4. Mengeluh
Mengeluh terus menerus akan membuat perasaaan kamu semakin tidak tenang dan akan dilanda depresi yang berkelanjutan. Membutuhkan teman curhat memang tepat kalau kamu mau mengeluarkan keluh kesahnya. Tapi, kalau kamu selalu mengulang-ulang ceritanya, perasaan kamu tetap tidak akan tenang, bahkan hormon stress bisa semakin meningkat.

Biasakan untuk tidak melalukan gaya hidup yang bisa merusak kehidupan kamu. Kamu yang masih punya peluang yang lebih besar untuk berkembang, sebaiknya gunakan waktunya untuk hal-hal yang positif saja. Jadi, saat dewasa, kamu hanya tinggal melanjutkannya dan menikmatinya.

Kebiasaan Tidak Sehat yang Memicu Kolesterol Tinggi

Dalam kadar yang normal, kolesterol sangat dibutuhkan tubuh karena menjadi salah satu komponen yang melancarkan fungsi organ tubuh. Tapi, kalau kadarnya menjadi lebih tinggi, malah mendatangkan penyakit-penyakit berbahaya dan mematikan, seperti stroke, hipertensi, diabetes, dan sebagainya.

Kolesterol tidak akan meningkat dengan cepat kalau kamu menjalankan pola hidup sehat yang seimbang. Tapi kamu yang cuek untuk melakukannya, tentu kadar kolesterol akan naik dengan cepat. Gaya hidup yang buruk akan gampang mendatangkan kolesterol yang tinggi, sehingga kamu harus mewaspadainya.

Berikut kebiasan-kebiasaan yang tidak sehat yang bisa mempengaruhi kesehatan kolesterol kamu.

1. Stress
Mungkin belum banyak yang tahu kalau penyebab kolesterol tinggi juga bisa karena stress. Dari penemuan yang dilakukan oleh para ahli, mereka banyak menerima hasil tes penderita kolesterol tinggi yang disebabkan karena stress. Banyak ahli kesehatan menilai kalau terlalu stress akan menimbulkan hormon kortisol yang tinggi, sehingga menyebabkan kadar dalam kolesterol ikut meningkat.

Stress memang susah dilepaskan dari kehidupan seseorang. Siapa pun pasti akan mengalami stress, apalagi tekanan sana-sini yang membuatnya hidupnya menjadi tidak tenang. Tapi, kamu bisa melepaskan stress sejenak dengan melakukan rileksasi tubuh, seperti berolahraga, pergi berlibur, atau curhat ke orang terdekat.

2. Konsumsi alkohol berlebihan
Alkohol adalah penyebab paling umum kolesterol semakin meningkat tajam. Airnya mengandung racun yang bisa mempengaruhi kinerja jantung, pembulih darah, serta hati. Kamu yang sering mengkonsumsi alkohol akan menyebabkan tubuh akan semakin susah membakar kolesterol dan berubah menjadi semakin tinggi.

Ketika sudah semakin meningkat, tentu akan akan sangat berbahaya pada fungsi-fungsi organ yang lain karena sudah terakumulasi dengan darah. Alangkah baiknya kalau kamu mengurangi, atau usahakan untuk berhenti meminumnya demi kesehatan kamu.

3. Skinny fat
Siapa bilang penderita kolesterol hanya menyerang orang-orang yang bertubuh gemuk? Nyatanya orang kurus pun bisa mengalami kolesterol tinggi karena asupan makannya yang tidak terjaga. Mereka yang mau menaikan berat badan tentu mengambil jalan yang tidak sehat dengan mengkonsumsi banyak lemak, sehingga memicu kolesterol jahat semakin naik.

Orang yang bertubuh skinny fat biasanya menjalani pola makan yang tidak teratur dan lebih sembarangan, bahkan lebih buruk dari orang-orang yang menderita obesitas. Karena itu, kamu jangan meremehkan teman-teman yang punya tubuh kurus, apalagi mereka rentan terhadap penyakit berbahaya.

4. Kebiasaan makan tidak baik
Kolesterol cepat naik karena kamu memiliki kebiasaan makan yang tidak baik. Kamu yang suka makan daging merah, jeroan, seafood, khususnya udang dan cumi, gorengan, dan masih banyak lagi, tentu membuat kolesterol jahat akan cepat meningkat.

Alangkah baiknya kalau kamu mengkonsumsi makanan yang sehat, seperti ikan yang kaya akan asam lemak Omega 3, alpukat yang mengandung lemak jenuh, telur, dan sayuran hijau. Jangan kamu olah dengan cara menggorengnya karena kandungan minyaknya yang membuat kolesterol juga ikut meningkat.

Cegah kolesterol tinggi dengan membiasakan diri dengan gaya hidup sehat. Jangan kamu buang-buang waktu kamu dengan mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Sesekali boleh kamu mengkonsumsinya tapi jangan terlalu sering.

Ciri-ciri Gaya Hidup Social Climber yang Tidak Sehat

Sosial media dikenal sebagai media informasi dan hiburan yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa memiliki akun medsos sendiri agar mereka bisa mendapatkan hiburan atau informasi secara lebih lengkap. Tapi, tidak sedikit juga yang menggunakan sosial media untuk mencari eksistensi sendiri yang lebih dikenal dengan sebutan social climber.

Social climber merupakan orang yang memakai media pertemanan untuk mendapatkan atau menaikan status tertentu. Meski kamu tidak terkena dampaknya langsung, tapi kamu harus tahu dulu ciri-ciri yang bagaimana gaya hidup pemanjat sosial yang tidak sehat.

1. Sangat terobsesi dengan status

Berbeda dengan pengguna media sosial biasa, social climber mencari teman hanya memandang dari status orang itu sendiri. Mereka tidak peduli dia siapa, yang penting adalah status sosial yang dimilikinya. Mereka pasti akan menyaring teman-teman yang benar-benar mampu membeli barang mewah dan yang tidak. Jadi, social climber akan ikut mendapatkan status yang lebih tinggi.

2. Branding diri

Bagi pemanjat sosial, penampilan adalah hal yang penting dan nomor 1. Hal lainnya mereka tidak anggap penting karena mereka hanya ingin menonjolkan pencitraan diri saja. Sikap branding diri itu juga lebih mementingkan gaya hidup yang glamor dan merencahkan gaya hidup minimalis yang serba berkecukupan.

Ciri-ciri ini akan terbentuk secara cepat, apalagi bergaul dengan teman-teman yang memiliki status yang tinggi, sehingga diri mereka akan dinilai oleh orang-orang juga ikut setara dengan mereka.

3. Pilih-pilih teman

Gaya hidup social climber tidak jauh-jauh dari memilih-milih teman. Mereka yang haus akan pengakuan dari orang lain pasti hanya mau berteman dengan orang-orang yang memiliki kelas yang lebih tinggi. Mereka akan mencari cara untuk berusaha masuk ke dalam kelompok itu bagaimana pun caranya. Mereka tidak akan mempedulikan orang yang statusnya lebih rendah karena hanya menganggap pengganggu saja.

4. Memanfaatkan teman

Meski mereka berteman dengan orang yang dianggap lebih rendah darinya, mereka hanya berteman untuk memanfaatkannya saja. Mereka melakukannya karena untuk memuaskan diri mereka sendiri untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan, sehingga keuntungannya hanya mereka sendiri yang menerima.

5. Tidak ada empati

Kalau kamu melihatnya sekilas, social climber punya banyak teman. Tapi dibaliknya, mereka tidak dekat dengan mereka secara personal. Sebagai pemanjat status sosial, mereka tidak memiliki empati pada orang lain, lebih narsis, dan egois.

6. Haus akan pusat perhatian

Ciri-ciri yang paling mendasar dari sosial climber adalah mereka haus untuk menjadi pusat perhatian. Mereka hanya mau dipuji dan dibanggakan karena perasaan mereka akan jauh lebih senang. Kalau mereka tidak mendapatkannya, mereka akan mencari cara apa pun agar orang lain bisa memuji mereka.

Waspadai teman-teman di seliling kamu kalau memiliki ciri-ciri itu. Punya teman memang menyenangkan, tapi alangkah baiknya kalau kamu juga memilih mana yang baik dan mana yang tidak. Jangan sampai kamu ikut menjadi sosial climber yang tentunya tidak baik buat kesehatan mental dan pola pikir kamu.

Gaya Hidup Anak Millenial yang Tidak Sehat

Saat budaya-budaya baru mulai masuk ke Indonesia, pasti tidak sedikit orang yang mau ikut-ikutan untuk merasakannya. Kebiasaan tradisional mulai tergeser dengan adanya perubahan budaya yang berasal dari kemajuan teknologi. Tidak hanya membawa dampak positif, tapi beberapa juga ada yang memberikan dampak negatif untuk kaum-kaum muda dan dewasa.

Tentu saja gaya hidup kekinian yang tidak sehat itu akan memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan. Entah itu secara langsung atau tidak langsung, kamu pasti akan mengalaminya. Lebih jelasnya, kamu bisa melihatnya di uraian di bawah ini.

1. Sering menggunakan gadget

Gadget atau gawai memang menjadi alat elektronik yang susah dilepas dari kehidupan masa sekarang. Dari penelitiannya saja terbukti kalau kaum millenial yang berada di usia 15 sampai 35 tahun adalah pengguna gawai terbanyak. Ditambah lagi dengan semakin banyaknya anak-anak di bawah umur, bahkan yang masih batita saja sudah diberikan gadget dari orang tuanya.

Kebiasaan itu menjadi pertanda yang buruk bagi kesehatan seseorang. Mereka yang malas bergerak karena hanya terpaku dengan smartphone saja akan menimbulkan masalah kesehatan, seperti otot menjadi kaku, pertumbuhan tulang dan fisik tidak bagus, dan sebagainya.

2. Sering memakai headset

Tidak jarang saat mendengarkan lagu, menonton film, atau bermain game kita memakai headset agar suara semakin terdengar dan tidak terganggu dengan suara-suara bising dari luar. Entah itu di kantor, di rumah, atau diperjalanan pasti orang-orang akan lebih banyak waktunya untuk menggunakan headset yang bisa menimbulkan penyakit pada telinga.

Penyebab utama telinga menjadi susah mendengar atau buruk-buruknya menjadi tuli karena suaranya yang terlalu keras dan memakai headset yang tidak tepat. Gangguan pendengaran itu tentu akan semakin meningkat kalau kamu menggunakan volume di atas 60% selama lebih dari 2 jam sehari.

3. Belanja online

Teknologi internet membuat berbagai macam bidang mengalami kemajuan yang pesat, seperti belanja online. Kamu tidak usah lagi yang namanya capek jalan-jalan mencari toko atau macet-macetan di jalan karena kamu bisa berbelanja apa pun hanya melalui gadget yang sudah tersambung dengan internet saja.

Memang sangat memudahkan kita dalam mencari barang, tapi, ada dampak negatif yang kita terima nanti. Kamu akan menjadi semakin malas bergerak karena hanya mengandalkan gadget saja untuk berbelanja. Lebih baik, kamu imbangi juga dengan mencarinya langsung di tokonya. Toh kamu bisa langsung melihat barangnya tanpa khawatir kena tipu.

4. Dugem

Dugem adalah gaya hidup yang negatif yang tidak jarang dilakukan oleh kaum millenial. Berada di suatu tempat dengan suara musik DJ yang keras, ditambah dengan minuman alkohol, bahkan lebih buruknya tersedia barang-barang narkotika. Tidak heran kalau banyak-banyak anak muda di Indonesia tertangkap karena melakukan dugem dengan mengkonsumsi barang-barang haram.

Beberapa gaya hidup negatif yang sering dilakukan oleh kaum millenial di atas harus kamu cerna baik-baik. Pastikan kamu menggunakan porsi yang tepat dalam bergaul atau mencari teman karena jangan sampai kamu ikut terjerumus dengan kegiatan yang negatif. Lakukan pola hidup sehat yang tentunya membuat kamu panjang umur dan tetap sehat terhindar penyakit.

Gaya Hidup Brunch yang Mulai Dilakukan Kaum Millenial

Brunch adalah singkatan dari sarapan yakni breakfast dengan makan siang yaitu lunch. Sesuai dengan namanya, kegiatan makan itu dilakukan di waktu tengah-tengah sarapan sampai makan siang. Gaya hidup ini sebenarnya sudah lama dari dulu, apalagi orang-orang Inggris memiliki kebiasaan melakukan brunch di tengah kesibukannya. Tapi, buat orang-orang Indonesia, brunch baru-baru saja mulai populer di kalangan millenial.

Sekarang tidak jarang kamu menemukan restoran yang menyediakan menu brunch, sehingga pengunjung bisa menikmati menu pilihan yang khusus untuk jam tengah-tengah sarapan dan makan siang. Tapi, gaya hidup ini harus kamu tahu dulu menu-menunya seperti apa agar kesehatan tetap terjaga dan tidak mengundang penyakit yang lain.

1. Smoked salmon egg benedict

Menu ini sangat terkenal di antara para bruncher atau pecinta makanan brunch. Menu yang terdengat menggoda ini terdiri dari daging ikan salmon yang sudah tersaji asap dan diletakan di atas roti yang sudah dipanggang, serta dilengkapi dengan telur setengah matang di bagian atasnya.

Kombinasi makanan ini memang menyehatkan dan saling melengkapi. Ikan salmon memiliki kandungan protein yang komplit dan Omega 3 yang sangat kaya di dalamnya. Kandungan itu sangat membantu menjaga fungsi otak dan ampuh mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

Telur yang banyak kandungan seperti Vitamin B dan D, zat besi, zink serta selenium sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

2. Pancake atau waffle

Menu ini sebenarnya termasuk yang tidak sehat karena rasa manisnya yang cukup tinggi. Kandungan nutrisinya saja sangat sedikit, sehingga asupan gizi kamu bisa tidak lengkap kalau mengkonsumsi ini. Tapi, kamu yang mengkonsumsinya tidak sering-sering, akan memanjakan lidah agar lebih terangsang pada rasa yang manis.

Tapi, setelah kamu makan pancake, usahakan kamu mengkonsumsi makanan atau minuman yang tidak manis agar tubuh kamu tidak menerima banyak kandungan gula. Sangat tidak direkomendasikan buat kamu yang memiliki penyakit diabetes.

3. Sandwich alpukat

Orang Indonesia lebih mengenal sandwick dengan isian daging dan sayuran saja, sehingga menu ini jarang ditemukan di restoran-restoran yang menyediakan menu brunch. Dengan paduan alpukan dan roti, apalagi dilengkapi dengan tomat panggang di dalamnya, tentu makanan ini sangat nikmat kamu cicipi.

Alpukat yang kaya dengan kandungan lemak baiknay bisa meringankan kadar lemak jahat yang ada di dalam tubuh dan menggantikannya dengan lemak baik, sehingga tubuh tetap menerima energi yang sehat di dalam darah. Tapi, karena alpukat juga memiliki kalori yang tinggi, sebaiknya kamu memakai 1/3 dari seluruh alpukatnya.

4. English breakfast

Mau mencoba menu brunch ala-ala orang Inggris? Coba saja buat sendiri menu makanan ini di rumah. Makanan ini terdiri dari daging sapi, sosis, jamur, dan roti panggang. Jamur sebagai sumber serat dan protein yang dibutuhkan oleh tubuh,sedangkan daging sapi merupakan sumber karbohidrat yang juga sama-sama dibutuhkan tubuh.

Aneka menu brunch di atas membuat kamu lapar? Buat saja sendiri di rumah karena membuatnya pun gampang dilakukan. Gaya hidup kekinian ini biasanya dilakukan oleh anak-anak kost di mana mereka makan di tengah-tengah sarapan dan makan siang. Alasannya sangat simple, yaitu bisa menghemat pengeluaran untuk biaya makan.

Gaya Hidup Orang Skandinavia yang Terbebas dari Stress

Tahun 2018 lalu, PBB menetapkan beberapa negara yang terbebas dari stress karena gaya hidupnya, termasuk Skandinavia. Rata-rata masyarakatnya bahagia dengan kehidupannya sehingga aktivitas yang dilakukan tidak dijalankan dengan bahagia seperti tanpa ada beban. Itu yang membuat negara dengan jumlah penduduk yang sedikit itu tidak gampang mengalami stress.

Negara yang juga jarang terdengar dengan konfliknya sudah terbukti pada penduduknya yang sangat sejahtera dan kondisi emosi yang selalu beraturan. Di balik kesuksesan bahagianya itu, ada gaya hidup Logom yang mereka terapkan.

Logom adalah suatu perasaan yang cukup dan hidup yang seimbang dengan memakai pikiran yang pas-pasan atau minimalis. Gaya hidup itu yang membuat mereka dikenal sebagai masyarakat yang easy going, tidak suka menuntut, gampang bersyukur, dan lain-lainnya. Kamu yang bebas stress seperti mereka, harus menerapkan gaya hidup Logom ini.

1. Materi tidak usah terlalu dikejar

Banyak orang yang mau memiliki harta yang berlimpah dengan uang yang sangat banyak. Jadi, mereka rela menghabiskan waktunya hanya untuk bekerja dan mencari cara untuk mendapatkan materi yang berlimpah. Tapi, hal itu tidak berlaku pada masyarakat Skandinavia. Mereka tidak mengejar materi yang sampai berlebihan dan membagi waktunya dengan sangat baik.

Gaya hidup yang minimalis dari mereka membuat kamu sadar akan materi yang tidak selalu membahagiakan kita. Kamu yang capek-capek mengejar materi, belum tentu bahagia setelah berhasil mendapatkannya. Kamu harus memiliki pola pikir yang mencukupi dan menghargai kekurangan dari orang lain.

2. Tidak usah memiliki banyak barang

Menurut penelitian, stress terpengaruh dari banyaknya barang yang kamu miliki. Terlalu punya banyak barang hanya akan membuat kamu stress dan capek untuk mengurusnya. Kamu akan lebih meluangkan waktunya hanya untuk mengurusi barang-barang itu daripada kamu mengurus diri sendiri mau pun lingkungan sekitar kamu.

Lebih baik kamu pilih mana barang yang kamu benar-benar butuhkan dan mana yang tidak penting. Meski kamu bosan dengan desain ruangan yang itu-itu saja, membeli barang baru bukan jawabannya. Cukup ganti tata letaknya saja atau ubah cat dindingnya agar kesannya terlihat berbeda.

3. Konsumsi bahan makanan organik

Kesehatan fisik juga dipengaruhi dari pola makan kita. Orang-orang Skandinavia mengkonsumsi bahan makanan organik yang membuat tubuh mereka tetap terjaga kesehatannya. Makanan itu tidak usah yang melalui proses yang rumit, sehingga gizinya tetap seimbang kamu dapatkan.

Makanan organik membuat kamu semakin sadar dengan proses kehidupan alami yang dilalui oleh hewan-hewan ternaknya. Jadi kamu makan dengan lebih bebas dan tidak akan merasa bersalah.

Selain itu, mereka juga membiasakan diri dengan tidak melakukan kegiatan lain saat makan. Mereka hanya fokus pada kegiatan makannya saja tanpa memperhatikan kegiatan yang lainnya juga, sehingga mereka tidak akan menyisahkan makanan.

Perlu dipertimbangkan gaya hidup sehat Logom dari orang-orang Skandinavia itu. Hidup minimalis membuat kamu tidak akan gampang stress karena sudah mencukupi kehidupan kamu. Sangat cocok kamu terapkan juga pada adik-adik dan anak-anakmu.

Para Pekerja Lepas Harus Tetap Sehat dengan Kiat Ini

Pekerja lepas atau freelance adalah orang yang mendapat pekerjaan yang waktunya tidak terikat dengan jam kantor. Mereka memiliki jam kerja yang ditentukan sendiri. Kalau pekerja kantor bekerja dari jam 8 sampai sam 5, para freelance bisa mengatur waktu mereka bekerja sesuka hati mereka, entah mau kerja jam 11 siang, jam 3 sore, itu terserah mereka.

Buat tempat bekerjanya pun mereka bisa berganti-ganti, jadi tidak harus berada di kantor. Bisa saja mereka mengerjakan pekerjaan mereka di kafe yang itu, lalu besoknya pindah kafe lagi. Kebebasan dalam bekerja inilah yang menjadi minat anak-anak muda kekinian, sehingga banyak yang memilih sebagai pekerja lepas daripada harus kaku di kantor.

Tapi, meski kamu bekerja lepasan, lebih baik kamu juga harus tetap menjaga gaya hidup sehat. Sebenarnya freelance juga rentan terhadap serangan penyakit karena jam kerja yang kurang terkendali, apalagi pola hidupnya tidak beraturan. Karena itu, kamu harus menjaga tubuh tetap sehat dengan kiat-kiat ini.

1. Atur jam kerja dengan benar
Seperti yang sudah sempat di bahas sebelumnya, sebagai pekerja lepas kamu bisa menentukan sendiri jadwal kerjanya sesuka hati. Tapi, alangkah baiknya kalau kamu juga menentukan jam kerja reguler agar kamu bisa membagi waktu dengan baik. Jangan jadikan waktu seharian hanya untuk kerja saja, tapi bagi juga untuk beristirahat dan melakukan aktivitas lainnya.

Sangat penting kamu sadari kalau kamu juga harus membatasi jam kerjanya. Jangan terlalu diforsir hanya untuk bekerja saja, karena tubuh juga perlu istirahat. Tidak ada penataan jam kerja, tentu nanti akan mempengaruhi kualitas gaya hidup kamu dan hasil produktivitasnya juga bisa terpengaruh.

2. Menyusun mana yang lebih penting dulu
Terkadang menjadi pekerja lepas memusingkan. Tidak jarang klien memberikan banyak pekerjaan, sehingga kamu kebingungan sendiri mana yang harus dikerjakan lebih dulu. Sangat penting kamu menyusun bagian pekerjaan mana yang lebih penting dan harus segera dikumpulkan lebih dulu. Kamu bisa mencatatnya di gadget kamu atau di buku catatan agar tidak terlupa.

Kamu yang menyusunnya dengan rapi akan membuat kamu tergesa-gesa dan pusing sendiri. Bahkan bisa saja ada pekerjaan yang lupa dikerjakan saking kamu buru-burunya. Cara ini membuat kamu tidak akan kerepotan dan gampang mengerjakannya.

3. Berolahraga
Sebagai freelance kamu juga harus meluangkan waktu untuk berolahraga. Kamu yang punya jadwal pekerjaan yang bebas, peluang besar untuk waktu berolahraga tentu semakin gampang. Jadi, manfaatkan kesempatan luangnya untuk melakukan olahraga.

Tidak usah yang mahal-mahal, cukup lari pagi, jogging atau melakukan senam yoga sendiri di rumah juga menjadi olahraga yang baik untuk tubuh. Pastikan kamu melakukannya dengan rutin setiap hari selama kurang lebih 15 menit hingga 30 menit.

Pekerja lepas memang menyenangkan karena kamu tidak akan merasa kaku dengan peraturan kantor. Tapi, karena terlalu bebas, kamu juga harus memperhatikan kesehatan dengan menerapkan pola hidup yang sehat. Jangan terlalu memforsir diri kamu dan hindari mengerjakan tugas-tugasnya dengan cara multitasking.