Menu

Dampak Negatif Penggunaan Teknologi yang Dialami Anak Millenial

Teknologi adalah hal yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari kita. Tanpa adanya teknologi, kegiatan atau pekerjaan kita akan susah dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyelesaikannya. Generasi Y atau millenial merupakan kalangan yang sudah semakin susah melepas hal-hal yang berbau teknologi, contohnya gadget atau smartphone.

Dibalik manfaatnya yang mendukung aktivitas manusia kekinian, pasti ada sisi negatif yang tidak bisa terhindarkan, apalagi kamu yang menggunakannya terlalu berlebihan. Di bawah ini dampak-dampak negatif yang perlu kamu tahu.

1. Anti sosial
Anak-anak millenial yang sudah terpaku dengan smartphone akan menjadi pribadi yang anti sosial. Istilah mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat sangat pas untuk mereka. Ya, sejak adanya gadget, kebanyakan orang hanya meluangkan waktunya untuk bermain-main gadget saja tanpa memperdulikan sosialisasi mereka ke orang lain, terutama keluarga sendiri.

Mereka yang sudah terbiasa memegang HP seharian tentu tidak akan gampang diajak ngobrol dan dikenal membosankan. Tidak jarang, kan saat kamu berkumpul bersama teman-teman, sebagian dari mereka ada sibuk terus dengan gawainya dan tidak mengikuti obrolan yang lain?

2. Sosial climber
Sosial climber atau panjat panjat sosial adalah perilaku yang mau dinilai berada di kelas atas. Berbalik dari anti sosial, kebiasaan buruk ini hanya menginginkan teman yang berada di kelas atas atau sederajat dengan mereka. Selain itu, mereka tidak mau berteman dengan orang-orang yang berada di bawah mereka karena dinilai tidak keren.

Pergaulan ini bisa saja tiba-tiba muncul karena tidak menggunakan smartphone dengan tepat, terlebih pemakaian sosial media. Mereka pasti selalu memposting kehidupan-kehidupan mewahnya ke akun mereka, sehingga semakin banyak orang yang berada di kelas atas berteman dengan mereka.

3. Obesitas
Obesitas juga termasuk dampak negatif yang dialami anak-anak millenials karena gaya hidup yang tidak seimbang. Pola makan yang tidak benar menjadi faktor utama berat badan cepat naik. Mengkonsumsi makanan cepat saji, makanan atau minuman manis, dan lain-lainnya merupakan gaya hidup yang selalu dilakukan oleh kaum kekinian.

Makanan-makanan itu mengandung banyak kolesterol jahat, lemak, serta garam yang berbahaya untuk kesehatan tubuh. Kamu boleh saja sesekali mengkonsumsinya, tapi kalau tidak diimbangi dengan pola yang sehat, tentu berat badan tidak akan turun-turun.

4. Kemampuan akademik menurun
Anak-anak milenial yang selalu bergantung pada gawai akan membuat kegiatan belajarnya semakin menurun. Mereka akan menjadi lebih malas belajar karena kebanyakan waktunya hanya untuk bermain smartphone saja. Mereka menganggap kalau bermain HP lebih menyenangkan daripada harus belajar yang harus banyak berpikir.

Kalau tidak di atasi dengan baik, kemampuan akademiknya lama kelamaan akan semakin menurun. Nilai-nilai pelajaran akan cepat menurun karena otaknya tidak sepenuhnya konsentrasi dengan materinya.

Penggunaan teknologi memang baik untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi, alangkah baiknya kalau kamu juga harus membatasinya agar tidak terkena dampak-dampak negatif itu.