Gaya Hidup

Gaya Hidup Brunch yang Mulai Dilakukan Kaum Millenial

Brunch adalah singkatan dari sarapan yakni breakfast dengan makan siang yaitu lunch. Sesuai dengan namanya, kegiatan makan itu dilakukan di waktu tengah-tengah sarapan sampai makan siang. Gaya hidup ini sebenarnya sudah lama dari dulu, apalagi orang-orang Inggris memiliki kebiasaan melakukan brunch di tengah kesibukannya. Tapi, buat orang-orang Indonesia, brunch baru-baru saja mulai populer di kalangan millenial.

Sekarang tidak jarang kamu menemukan restoran yang menyediakan menu brunch, sehingga pengunjung bisa menikmati menu pilihan yang khusus untuk jam tengah-tengah sarapan dan makan siang. Tapi, gaya hidup ini harus kamu tahu dulu menu-menunya seperti apa agar kesehatan tetap terjaga dan tidak mengundang penyakit yang lain.

1. Smoked salmon egg benedict

Menu ini sangat terkenal di antara para bruncher atau pecinta makanan brunch. Menu yang terdengat menggoda ini terdiri dari daging ikan salmon yang sudah tersaji asap dan diletakan di atas roti yang sudah dipanggang, serta dilengkapi dengan telur setengah matang di bagian atasnya.

Kombinasi makanan ini memang menyehatkan dan saling melengkapi. Ikan salmon memiliki kandungan protein yang komplit dan Omega 3 yang sangat kaya di dalamnya. Kandungan itu sangat membantu menjaga fungsi otak dan ampuh mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

Telur yang banyak kandungan seperti Vitamin B dan D, zat besi, zink serta selenium sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

2. Pancake atau waffle

Menu ini sebenarnya termasuk yang tidak sehat karena rasa manisnya yang cukup tinggi. Kandungan nutrisinya saja sangat sedikit, sehingga asupan gizi kamu bisa tidak lengkap kalau mengkonsumsi ini. Tapi, kamu yang mengkonsumsinya tidak sering-sering, akan memanjakan lidah agar lebih terangsang pada rasa yang manis.

Tapi, setelah kamu makan pancake, usahakan kamu mengkonsumsi makanan atau minuman yang tidak manis agar tubuh kamu tidak menerima banyak kandungan gula. Sangat tidak direkomendasikan buat kamu yang memiliki penyakit diabetes.

3. Sandwich alpukat

Orang Indonesia lebih mengenal sandwick dengan isian daging dan sayuran saja, sehingga menu ini jarang ditemukan di restoran-restoran yang menyediakan menu brunch. Dengan paduan alpukan dan roti, apalagi dilengkapi dengan tomat panggang di dalamnya, tentu makanan ini sangat nikmat kamu cicipi.

Alpukat yang kaya dengan kandungan lemak baiknay bisa meringankan kadar lemak jahat yang ada di dalam tubuh dan menggantikannya dengan lemak baik, sehingga tubuh tetap menerima energi yang sehat di dalam darah. Tapi, karena alpukat juga memiliki kalori yang tinggi, sebaiknya kamu memakai 1/3 dari seluruh alpukatnya.

4. English breakfast

Mau mencoba menu brunch ala-ala orang Inggris? Coba saja buat sendiri menu makanan ini di rumah. Makanan ini terdiri dari daging sapi, sosis, jamur, dan roti panggang. Jamur sebagai sumber serat dan protein yang dibutuhkan oleh tubuh,sedangkan daging sapi merupakan sumber karbohidrat yang juga sama-sama dibutuhkan tubuh.

Aneka menu brunch di atas membuat kamu lapar? Buat saja sendiri di rumah karena membuatnya pun gampang dilakukan. Gaya hidup kekinian ini biasanya dilakukan oleh anak-anak kost di mana mereka makan di tengah-tengah sarapan dan makan siang. Alasannya sangat simple, yaitu bisa menghemat pengeluaran untuk biaya makan.